Aku Jualan Online

Step Awal Memulai Bisnis Online

Tentukan market dan produknya

Menentukan market yang menjadi tujuan kita bukan hanya sekedar kriteria seperti umur , gender , dan kesukaannya. Berikut ini ada beberapa kriteria yang anda bisa gunakan untuk menentukan market ideal anda :

  1. Demografi : umur , edukasi , pendapatan , jumlah anggota keluarga, gender, RAS , pekerjaan dan warga negara.
  2. Geografi : Iklim , kebudayaan , kebiasaan
  3. Firmografi : ukuran perusahaan dan jumlah kariawan
  4. Perilaku : gaya hidup dan kebiasaan konsumsi
  5. Psikografis : pola pikir

Setelah tahu apa saja yang perlu dipelajari dari market anda sekarang anda bisa menentukan market ideal anda seperti apa. Berikut adalah beberapa cara untuk anda mulai memahami market anda :

  1. Tentukan pasar Anda: Apakah anda menjual produk atau layanan? Apakah pasarnya besar atau kecil? Di mana posisi merek Anda di pasar saat ini?
  2. Segmentasikan pasar Anda: Putuskan mana dari lima kriteria (demografi/firmografi, psikografis, geografis, atau perilaku) yang ingin Anda gunakan untuk mensegmentasi pasar Anda. Anda tidak perlu hanya terpaku pada satu – kenyataannya, sebagian besar merek menggunakan kombinasi – jadi bereksperimenlah dengan masing-masing dan temukan yang terbaik. Contohnya jika anda ingin menjual smartwatch maka anda bisa menggambarkan market anda seperti ini (laki – laki / perempuan , 15 – 45 tahun , pendapatan 1.500.000 – 10.000.000 / bulan , seorang pelajar / mahasiswa / pekerja, aktif di marketplace)
  3. Pahami pasar Anda: Anda melakukan ini dengan melakukan survei dahulu, meminta pendapat, dll. Ajukan pertanyaan yang berhubungan dengan segmen yang telah Anda pilih, dan gunakan kombinasi kuantitatif (kotak yang dapat dicentang/dapat dipilih) dan kualitatif (terbuka untuk jawaban teks terbuka) pertanyaan.
  4. Buat segmen pelanggan Anda: Analisis tanggapan dari penelitian Anda untuk menyoroti segmen pelanggan mana yang paling relevan dengan merek Anda.
  5. Uji strategi pemasaran Anda: Setelah Anda menafsirkan tanggapan Anda, uji temuan Anda di pasar target Anda, menggunakan pelacakan konversi untuk melihat seberapa efektifnya. Dan teruslah menguji. Jika penyerapan mengecewakan, lihat kembali segmen Anda atau metode penelitian Anda. Anda bisa menggunakan platform ads seperti google ads , facebook ads, dan tiktok ads untuk bisa melihat data konversinya.

 

 

Tentukan channel penjualan

Setelah anda tahu siapa market ideal anda maka anda bisa mulai memutuskan untuk berjualan di mana. Anda bisa menggunakan marketplace saja karena market anda memang lebih aktifnya di marketplace. Maka anda bisa memperbagus foto produk anda akan semakin menarik.

Jika anda mengetahui market anda ada di sosial media,  maka anda bisa memperbagus akun anda di sosial media agar anda bisa menarik perhartian market ideal anda.

 

Development account marketplace & social media

            Anda harus tahu kebiasaan calon customer anda sehingga anda tahu apa yang harus dipost di sosial media maupun marketplace. Di marketplace customer sering memanfaatkan momen flashsale dan mengikuti live penjual. Pelajari juga bagaimana ads di marketplace bekerja sehingga anda bisa tahu cara mendapatkan visitor dengan terukur menggunakan ads.

Di sosial media lebih kompleks karena ada beberapa market yang suka dengan feeds IG yang tertata , ada juga yang suka dengan offernya. Ada juga yang suka karena instagrammable. Pertimbangkan untuk mencari orang yang bisa foto produk anda atau layanan anda agar bisa menarik.

Di sosial media maupun marketplace keduanya tetap membutuhkan jasa fotografer untuk bisa mendapatkan momen maupun foto produk yang bagus dan layak. Gunakan jasa kami akujualan.online untuk bisa mendapat layanan foto produk yang layak.

 

Brand awareness melalui social media

            Brand awareness menjadi penting agar kita bisa mendapat tempat diantara banyak produk pesaing. Apalagi produk kita berada di Red Ocean market yang pesaingnya sangat banyak. Dengan menjual cerita maka kita bisa punya tempat di pikiran customer dan calon customer kita. Sehingga saat akan menkonsumsi suatu produk maka akan teringat dengan Merk X yang punya cerita di belakangnya.

Tips cepat : anda tidak menjual produk, anda menjual cerita. Jika kita melihat orang menjual kopi , maka akan sangat banyak merk yang bersaing. Tetapi kita ambil contoh Kopi Kenangan , selain memang dari rasanya yang berbeda dengan yang lain tetapi mereka menjual cerita di setiap produk kopinya yaitu cerita tentang hubungan di masa lalu.

Bagaimana dengan produk atau layanan anda ? Apakah produk dan layanan anda sudah memiliki cerita yang kuat untuk menjadi berbeda di sosial media? Beberapa contoh produk yang memiliki cerita yang kuat di belakangnya seperti AQUA , Lifeboy, Jouska (dulu sempat ramai dan viral) , Apple , NIKE , AMD dan banyak lagi.

 

Promosi via facebook & IG Ads atau iklan marketplace

            Setelah mengetahui market anda seperti apa , pola dan perilakunya seperti apa , tahu dimana mereka berkumpul maka anda harus menyiapkan budget untuk promosi (bisa bentuk beriklan, promo gratis , promo potongan , dsb). Materi promosi ini harus dipersiapkan.

Jika anda menggunakan ads di marketplace maka penulis sarankan anda membuat thumbnail gambar sebaik mungkin. Dengan berbagai tulisan promo yang menarik dan judul produk yang menggugah orang untuk klik iklan anda.

Jika anda menggunakan sosial media maka penulis sarankan untuk anda bisa perlengkap dulu akun anda sehingga customer atau calon customer anda bisa menikmati akun anda. Setelah itu baru anda bisa menyiapkan materi promosinya. Materi promosi di sosial media bisa anda arahkan untuk bisa langsung melakukan checkout atau ke landingpage terlebih dahulu. Penulis sarankan alangkah lebih baik anda arahkan ke landingpage agar anda bisa mendapatkan data dari customer anda.

 

Bagaimana ? apakah bisnis anda sudah siap untuk terjun di bisnis online ? Segera persiapkan bisnis anda untuk bisa eksis di dunia online agar bisa menjangkau orang lebih luas lagi.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
id_IDIndonesian